Berjilbab tapi..
[09.10.2010]
Siang ini saya turun dari lt.16 ke bawah untuk makan siang lebih awal dari biasanya, 12.00 lewat dikit. Biasanya sih jam 12.30 baru turun mengingat padatnya arus makan siang kalau ontime. Maklum lah, kantor dengan mayoritas orang Jepang jadi menuntut kedisiplinan..
Lepas solat awalnya bingung mau maksi apa & meluncur ke warung Pemalang yang ada di sudut paling belakang dari kantor. Sudah kuduga sebelumnya kalau pasti bakal ruame banget, alhasil ngantri sebentar pilih2 menu & pesan.
Ada sedikit pemandangan menarik siang itu yang membuat jadi terinspirasi buat nulis. Hmmm, mungkin lebih tepatnya ketidaksukaan akan sesuatu jadi inspirasi itu muncul (lagi idealis).
NYOH—>

http://fazuri.blogdetik.com/
Apa yang ada salam benak kawan2 melihat gambar itu??Jujur, pikiranku langsung berkata berjilbab tapi kok;
- pakaiannya ketat (lebih tepatnya sih kekecilan) ![]()
- merokok
- jilbab KW10+
Pertama, pakaian yang ketat ini sama saja dengan belum sepenuhnya menutupi aurat, jika memang orang itu berniat berjilbab/menutup aurat. Tapi si mbak itu malah menggunakan pakaian yang lebih kecil sizenya dari seharusnya, yang malah memperlihatkan lekuk tubuhnya. Sungguh pemandangan yang kurang nyaman bukan??
Kedua, sebagai wanita amat disayangkan dia menjadi perokok, terlebih jika memikir jangka panjang akan kesehatannya. Dari segi apapun tak ada keuntungan dari rokok, hanya produsen & orang pajaklah yang untung, hehe..
Ketiga, dari 2 hal itu kalau boleh sedikit menyimpulkan, mbak itu termasuk dalam golongan jilbab KW10+. Maksudnya, dia berjilab namun dengan kualitas nomor sekian, dalam artian dia belum memahami agama dengan baik & benar. Indikasinya ialah dari 2 hal yang terlihat tadi. Justru dari hal seperti inilah, Islam menjadi jelek dimata orang yang tidak mengerti Islam.
Pada umumnya orang akan menilai dari sisi luar saja karena memang itulah yang terlihat dengan kasat mata. Walau sejatinya belum tau karakter & sifat dari org itu. Jadi mohon maaf sebelumnya apabila opini saya salah & tak ada hak untuk saya menjudge seseorang hanya dari penampilan saja. Namun disini hanya coba tuk mengingatkan saja, mana yang benar & salah.
“Belajar agama itu tidaklah sulit, asal kita benar-benar menjalaninya dengan sebuah proses & semua tidaklah instant.”




miris lihatnya
Semoga Alloh selalu membukakan hati kita untuk menerima ilmu yg bermanfaat, serta keistiqomahan dalam iman, ilmu, dan amal.
@mifta: Amin..
ya begitulah, jika melakukan sesuatu tanpa didasari ilmu..
nice post…
salam kenal…
kunjungi repository unand
terima kasih ^^
myun..
terimakasih sudah mampir.
salam kenal juga
*menuju TKP
salam kenal kakak.. [hasyahh...]
medeni tenan iku mas, bajunya udah macam mau meledak..
itu dia yang disebut berpakaian tapi telanjang..
kalo orang bilang “yah, paling enggak dia udah ada niatan berjilbab”, kata saya itu mah malah memperburuk citra [maaf]..
kalo mas yang melihatnya, mas bisa menjelaskan dengan cara yang halus dan menyisipkan nilai nilai syariah..
kalo saya sudah main hujat itu..
btw, keren juga dapat pose macam itu dan [sepertinya] dia ga tau kalo dipoto..
salam kenal juga dik Rossy. hihi

ya begitulah potret jaman sekarang, orang melakukan tanpa didasari ilmu jadi asal & itulah yg seperti tak blg, bisa merusak citra Islam sendiri. miriss
sayang saya bukan seperti Saidina Umar yg bisa dengan tegas menegur, mungkin lisan tak berucap hanya batin yang bermunajat.
*hehe, biasa tho, jepretan ala paparazi