<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>abank ajo</title>
	<atom:link href="http://fazuri.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fazuri.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Blogdetik.com weblog</description>
	<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 01:50:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ayo semangat!!!!</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2011/03/21/ayo-semangat/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2011/03/21/ayo-semangat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 01:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. 
Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu :
motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : <strong>GAMBARU</strong> alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. <span id="more-32"></span><br />
Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu :<br />
motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama) ,<br />
motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih  dan lebih lagi).<br />
Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.<br />
Gambaru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya&#8230;berhenti aja.<br />
Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya : &#8220;doko made mo nintai shite doryoku suru&#8221; (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan)<br />
Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter &#8220;keras&#8221; dan &#8220;mengencangkan&#8221;. Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah &#8220;mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu&#8221;<br />
(maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).<br />
Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya.<br />
Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar ngga manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak akan kuat menghadapi penyakit jika ia melawan penyakitnya itu sendiri.<br />
Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!).<br />
Pokoknya jangan manja sama masalah deh, gambaru sampe titik darah penghabisan it&#8217;s a must!<br />
Gw bener2 baru mulai sedikit mengerti mengapa gambaru ini penting banget dalam hidup, adalah setelah terjadi tsunami dan gempa bumi dengan kekuatan 9.0 di jepang bagian timur. Gw tau, bencana alam di indonesia seperti tsunami di aceh, nias dan sekitarnya, gempa bumi di padang, letusan gunung merapi&#8230;.juga bukanlah hal yang gampang untuk dihadapi. Tapi, tsunami dan gempa bumi di jepang kali ini, jauuuuuh lebih parah dari semuanya itu. Bahkan, ini adalah gempa bumi dan tsunami terparah dan terbesar di dunia.<br />
Wajaaaaaaar banget kalo kemudian pemerintah dan masyarakat jepang panik kebingungan karena bencana ini. Wajaaaaar banget kalo mereka kemudian mulai ngerasa galau, nangis2, ga tau mesti ngapain.<br />
Bahkan untuk skala bencana sebesar ini, rasanya bisa &#8220;dimaafkan&#8221; jika stasiun-stasiun TV memasang sedikit musik latar ala lagu-lagu ebiet dan membuat video klip tangisan anak negeri yang berisi wajah-wajah korban bencana yang penuh kepiluan dan tatapan kosong tak punya harapan.<br />
Bagaimana tidak, tsunami dan gempa bumi ini benar-benar menyapu habis seluruh kehidupan yang mereka miliki. Sangat wajar jika kemudian mereka tidak punya harapan.<br />
Tapi apa yang terjadi pasca bencana mengerikan ini?<br />
Dari hari pertama bencana, gw nyetel TV dan nungguin lagu-lagu ala ebiet diputar di stasiun TV. Nyari-nyari juga di mana rekening dompet bencana alam. Video klip tangisan anak negeri juga gw tunggu2in. Tiga unsur itu (lagu ala ebiet, rekening dompet bencana, video klip tangisan anak negeri), sama sekali ngga disiarkan di TV.<br />
Jadi yang ada apaan dong?<br />
Ini yang gw lihat di stasiun2 TV :<br />
1. Peringatan pemerintah agar setiap warga tetap waspada<br />
2. Himbauan pemerintah agar seluruh warga jepang bahu membahu menghadapi bencana (termasuk permintaan untuk menghemat listrik agar warga di wilayah tokyo dan tohoku ngga lama-lama terkena mati lampu)<br />
3. Permintaan maaf dari pemerintah karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik terencana<br />
4. Tips-tips menghadapi bencana alam<br />
5. nomor telepon call centre bencana alam yang bisa dihubungi 24 jam<br />
6. Pengiriman tim SAR dari setiap prefektur menuju daerah-daerah yang terkena bencana<br />
7. Potret warga dan pemerintah yang bahu membahu menyelamatkan warga yang terkena bencana (sumpah sigap banget, nyawa di jepang benar-benar bernilai banget harganya)<br />
8. Pengobaran semangat dari pemerintah yang dibawakan dengan gaya tenang dan tidak emosional : mari berjuang sama-sama menghadapi bencana, mari kita hadapi (government official pake kata norikoeru, yang kalo diterjemahkan secara harafiah : menaiki dan melewati) dengan sepenuh hati<br />
9. Potret para warga yang terkena bencana, yang saling menyemangati :<br />
*ada yang nyari istrinya, belum ketemu2, mukanya udah galau banget, tapi tetap tenang dan ngga emosional, disemangati nenek2 yang ada di tempat pengungsian : gambatte sagasoo! kitto mitsukaru kara. Akiramenai de (ayo kita berjuang cari istri kamu. Pasti ketemu. Jangan menyerah)<br />
*Tulisan di twitter : ini gempa terbesar sepanjang sejarah. Karena itu, kita mesti memberikan usaha dan cinta terbesar untuk dapat melewati bencana ini;<br />
Gelap sekali di Sendai, lalu ada satu titik bintang terlihat terang. Itu bintang yang sangat indah. Warga Sendai, lihatlah ke atas.<br />
Sebagai orang Indonesia yang tidak pernah melihat cara penanganan bencana ala gambaru kayak gini, gw bener-bener merasa malu dan di saat yang bersamaan : kagum dan hormat banget sama warga dan pemerintah Jepang.<br />
Ini negeri yang luar biasa, negeri yang sumber daya alamnya terbatas banget, negeri yang alamnya keras, tapi bisa maju luar biasa dan punya mental sekuat baja, karena : falsafah gambaru-nya itu.<br />
Bisa dibilang, orang-orang jepang ini ngga punya apa-apa selain GAMBARU. Dan, gambaru udah lebih dari cukup untuk menghadapi segala persoalan dalam hidup.<br />
Bener banget, kita mesti berdoa, kita mesti pasrah sama Tuhan.<br />
Hanya, mental yang apa-apa &#8220;nyalahin&#8221; Tuhan, bilang2 ini semua kehendakNya, Tuhan marah pada umatNya, Tuhan marah melalui alam maka tanyalah pada rumput yang bergoyang&#8230; ..<br />
I guarantee you 100 percent, selama masih mental ini yang berdiam di dalam diri kita, sampai kiamat sekalipun, gw rasa bangsa kita ngga akan bisa maju.<br />
Kalau ditilik lebih jauh, &#8220;menyalahkan&#8221; Tuhan atas semua bencana dan persoalan hidup, sebenarnya adalah kata lain dari ngga berani bertanggungjawab terhadap hidup yang dianugerahkan.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<blockquote><p>&#8220;Optimism is the faith that leads to achievement. Nothing can be done without hope and confidence.&#8221;<br />
- Helen Keller -</p></blockquote>
<p>Ditulis oleh seorang mahasiswi yg tinggal Jepang:<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; &#8212;&#8212;&#8212; &#8212;&#8212;&#8212;<br />
Say YES to GAMBARU!<br />
By Rouli Esther Pasaribu</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2011/03/21/ayo-semangat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TanTiiin,, TannnTiin..</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/21/tantiiin-tannntiin/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/21/tantiiin-tannntiin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 13:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[[21.11.2011]
Jum&#8217;at pagi nan mendung, bahkan sempat gerimis. Cuaca yang menyenangkan buat ngeGowes si Irenk.. Ihiyy..\(^^)/
Dilap-lap sedikit biar kinclong + tambah angin, sepertinya bermasalah di pentil, krn 2hr sekali kempes..:( ditambah pompa yang sedikit rusak (jadi ngebenerin dulu deh) kutak-kutik bentar &#8211;&#62; yak..!! pompa beres &#38; wuss-wuss, tok cer lagi. Si ireng juga udah kenceng, siap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>[21.11.2011]</em></p>
<p>Jum&#8217;at pagi nan mendung, bahkan sempat gerimis. Cuaca yang menyenangkan buat ngeGowes si Irenk.. Ihiyy..\(^^)/</p>
<p>Dilap-lap sedikit biar kinclong + tambah angin, sepertinya bermasalah di pentil, krn 2hr sekali kempes..:( ditambah pompa yang sedikit rusak (jadi ngebenerin dulu deh) kutak-kutik bentar &#8211;&gt; yak..!! pompa beres &amp; wuss-wuss, tok cer lagi. Si ireng juga udah kenceng, siap dipancal.</p>
<p>Seperti biasa rute yang relatif dekat: <strong>Rumah (belakang STM Penerbangan) - W.Mongisidi - Ciragil (tembusan) - Senopati - SCBD - Grandlucky - Sudirman - kantor (Gd. Sumittmas I)</strong> -+3km <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan seperti biasa juga, harus berebut jalan dengan pengendara bermotor lainnya. Sempat dipepet mobil pas tikungan sampe keluar lintasan,,, &amp; berulangkali dapat hadial klakson cuma2 dari kuda2 besi (padahal jalan udah minggirr).. TannTinnnTaaanNnTiiiiinNn..</p>
<p>Sabarr.. kalo kata Aa dulu; &#8220;mungkin saja mereka sedang terburu-buru, entah kesiangan, terlambat, atau malah kebelet&#8221;.  Yah, sabar sih sabar, cuman kalo sebentar2 diklakson apa ga bikin kaget + ngeselin? <strong>(Bisa gak loe berhenti&#8230;.!@#$%^&amp;*(</strong></p>
<p>Saya yakin itu semua bukan karena alasan yang diutarakan Aa&#8217; tetapi karena watak Egois di jalan.</p>
<p>Egonya penduduk kota, seolah tak ada yang mau mengalah. Terkondisikan sibuk pada kehidupan dunia. Ya salam..</p>
<p>yang sehat ngalah<br />
melihat keadan seperti ini, jadi percaya ga percaya isu/wacana <a href="http://www.bisnis.com/index.php/infrastruktur/transportasi/6513-dprd-dki-segera-rampungkan-perda-pejalan-kaki">Perda Pejalan Kali/Jalur Sepeda</a> bisa terealisasi. Kalaupun iya, bisakah orang2 Ego itu tertib?? </p>
<p>salam gowes kawan..</p>
<blockquote><p> Semoga di hari Jum&#8217;at hari yang baik tuk berfikir bijak &amp; tetap bersemangat.</p></blockquote>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/21/tantiiin-tannntiin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Resolusiku! Apa Resolusimu?</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/04/ini-resolusiku-apa-resolusimu/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/04/ini-resolusiku-apa-resolusimu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 07:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Pergantian tahun, selalu identik dengan perayaan, keramaian, pesta, hura-hura, dan berbagai euforia yang bertujuan hanya pada satu nama kesenangan semata &#38; sesaat. Aneh tapi nyata negri kita ini, ditengah harga cabe &#38; BBM non sub yang semakin menguap tinggi, namun untuk masalah haha-hihi tetep aja lancar. Ironi yah.. 

Berbicara masalah kesenangan mah nggak ada habisnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pergantian tahun, selalu identik dengan perayaan, keramaian, pesta, hura-hura, dan berbagai euforia yang bertujuan hanya pada satu nama kesenangan semata &amp; sesaat. Aneh tapi nyata negri kita ini, ditengah harga cabe &amp; BBM non sub yang semakin menguap tinggi, namun untuk masalah<del datetime="2011-01-04T07:16:22+00:00"> haha-hihi</del> tetep aja lancar. Ironi yah.. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-27"></span><br />
Berbicara masalah kesenangan mah nggak ada habisnya, kalo diturutin bisa tertawa si hawa nafsu. Jadi disaat dan jaman yang mesti prihatin seperti sekarang ini, kita harus bijak dalam melakukan sesuatu. Toh kesenangan itu tidak bisa dibeli pun dicari tetapi bisa diciptakan. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Daripada terus-menerus mencari kesenangan, ada baiknya mengawali suasana pergantian tahun kita merefleksikan apa-apa yang telah kita lakukan 1thn kebelakang &amp; meresolusikan tahun kedepan yang akan kita jalani. 3 Resolusi/Munajat yang selalu dipanjatkan yakni; </p>
<p><strong>1. Dimudahkan Rezeki </strong></p>
<p>Maksudnya agar dimudahkan dalam mencari lapangan pekerjaan, yang sekiranya dapat menjamin masa depan serta dapat membantu saudara yang kesusahan. Lebih jauh lagi, dimudahkan dalam mencari pundi-pundi agar dapat membuat usaha. (tak selamanya mau menjadi pekerja). Rezeki memang sudah ada yang mengatur, namun kita wajib berusaha untuk meraihnya. </p>
<p><strong>2. Dimudahkan Menuntut Ilmu  </strong></p>
<p>Maksudnya agar dimudahkan dalam mencari ilmu <strong>Sains</strong> yang bermanfaat bagi kehidupan didunia, serta ilmu Agama sebagai bekal di Akherat kelak, yang mana ilmu itu digunakan dalam menjalani kehidupan didunia dan dapat diamalkan. Seperti kata pepatah &amp; Hadits; </p>
<blockquote><p><strong>Carilah ilmu sampai ke negri Cina &amp; Tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat/maut menjemput</strong></em>. </p></blockquote>
<p><strong>3. Dimudahkan Jodoh </strong></p>
<p>Maksudnya agar dimudahkan dalam mencari pendamping hidup. Jujur, keinginan adalah tahun ini untuk menggenapkan keimanan itu. Semoga niatan baik ini didengar serta dikabulkan <em>Gusti Alloh</em>, apabila sudah dipertemukan dengan seseorang kiranya dimantapkan hatinya &amp; dimudahkan prosesnya. Entah dengan siapa, dimana, kapan tepatnya, saya hanya berusaha seraya berdoa. Yang pasti keinginan ini bukanlah atas nafsu belaka, lingkungan, dorongan keluarga ataupun faktor lainnya tetapi karena memang sudah siap secara lahir &amp; batin. </p>
<p>Mari masih dalam suasana yang baru ini, kita tingkatkan lagi semangat meraih cita-cita yang belum terwujudkan dimasa lalu &amp; menjadikannya kenyataan dimasa kini. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Semoga ditahun 1432H &amp; 2011M ini kita menjadi manusia yang lebih baik lagi agar tidak tergolong menjadi orang-orang yang merugi. Harapannya semua munajat dan resolusi kita bisa tercapai. <em>Amien ya Rabb..</em></p>
<p><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2011/01/welcome-2011-photo-300x240.jpg" alt="welcome-2011-photo" width="300" height="240" class="aligncenter size-medium wp-image-28" /></p>
<blockquote><p>Inilah resolusiku! Apa resolusimu??</p></blockquote>
<p><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2011/01/774ed7c7022a933c8bbcb46b7c0bb848.png" alt="my signature" width="156" height="55" class="alignright size-full wp-image-30" /></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2011/01/04/ini-resolusiku-apa-resolusimu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Review Piala AFF 2010</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/22/review-piala-aff-2010/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/22/review-piala-aff-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 12:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<category><![CDATA[olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[[19.12.2010]
Timnas kita baru saja melaju ke babak Final pertandingan sepakbola piala AFF 2010 (Asean Footbal Federation) yang diikuti oleh negara-negara Asia Tenggara. Berita pun, ramai digaungkan seantero media &#38; bahkan samapi saat ini atas hasil positif yang diraih tim Merah-Putih. Namun disini saya mau mencoba bercerita dari sisi lainnya..

Tahun ini merupakan kali ke-4 Indonesia bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[19.12.2010]</p>
<p>Timnas kita baru saja melaju ke babak Final pertandingan sepakbola piala AFF 2010 (Asean Footbal Federation) yang diikuti oleh negara-negara Asia Tenggara. Berita pun, ramai digaungkan seantero media &amp; bahkan samapi saat ini atas hasil positif yang diraih tim Merah-Putih. Namun disini saya mau mencoba bercerita dari sisi lainnya..<br />
<span id="more-21"></span></p>
<p>Tahun ini merupakan kali ke-4 Indonesia bisa menembus ke babak Final, tentunya kita semua berharap tim Garuda bisa melayang &amp; memboyong piala yang belum pernah singgah ke negri ini. Lawan di final adalah negri serumpun melayu Malaysia yang kebetulan sudah berjumpa di fase group, kala itu tim kita menag telak 5 – 1. Tentunya untuk laga final 26 &amp; 29 besok Malaysia sudah bersolek dan tidak mudah dikalahkan dan ditambah laga Away – Home akan menjadikan pertandingan nanti akan menjadi seru. </p>
<p>Terlepas dari itu, pada minggu lalu 19 Desember 2010, tim kita baru saja mengalahkan <a href="http://www.detiksport.com/read/2010/12/19/221648/1528398/935/indonesia-lawan-malaysia-di-final-aff">Filipina di leg ke-2</a> laga Semifinal. Beruntung saya bisa menyaksikan laga tersebut dengan cuma-cuma karena kantor sebelah (Toshiba) merupakan official partner &amp; saya kenal dengan bosnya yang kebetulan juga teman dari bos saya.<br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/12/img_0076-300x225.jpg" alt="supporter" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-26" /><br />
Sialnya, hari itu penonton ramai sangat, mungkin juga karena saya masuk telat, lepas sholat Maghrib baru masuk &amp; sudah tidak dapat duduk. Padahal pada laga penyisihan lalu, masih lega masuk jam segitu. Jatah kursi 80.000 mungkin kala itu bisa lebih, faktanya, banyak penonton yang berdesakan di beberapa area. Salah satunya ditempat saya berdiri (VIP Timur) penonton berjubel.. Ada isu yang menyebutkan ada penonton dari kategori lain yang menyusup masuk. Entahlah, yang jelas pelayanan dari PSSI <strong>SANGAT BURUK</strong>.<br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/12/img_0090-300x225.jpg" alt="the supporter" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-25" /><br />
<div id="attachment_22" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/12/img_0070-300x225.jpg" alt="pandangan mata" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-22" /><p class="wp-caption-text">pandangan mata</p></div><br />
Dari pengalaman saya waktu laga, penyisihan grup A lalu, di tribun VIP sangat rapi &amp; tertib, ditambah banyak keamanan yang berjaga, tapi 180&#8242; kebalikan saat di VIP Timur kemarin pejaga sedikit, keamanan yang saya lihat cuma 1 &amp; itu kewalahan menghadapi penonton yang pada geyel, saya juga sempat bersitegang dengan si bapak. Apa karena di sebrang sana VIP barat ada RI 1 jadinya pengawalan fokus kesana?” tapi tidak seharusnya juga kan?? malah beberapa kali saya melihat oknum yang membawa rombongan untuk menerobos masuk mencari tempat yang akhirnya tidak bisa menembus padatnya penonton. <em>(konon katanya orang bawaan itu bayar fee langsung ke oknum jadi bisa masuk stadion)</em> Akhirnya 2&#215;45’ saya nikmati dengan 1/2 pandangan lapangan, itupun tidak full menikmati krn berdesakan dengan penonton lain.~!@#$%^&amp;*()</p>
<p>Harusnya PSSI &amp; LOC segera berbenah untuk masalah ini, mulai dari penjualan tiket, keamanan, kenyamanan. khusus tiket jangan lagi terulang kejadian serupa seperti kemarin, AMBURADUL!! senengane kok bikin penonton kecewa, jujur saya sebagai mantan tiketers tertawa melihat cara kerja kalian.. Jangan cuma asal mau cari untung tanpa mempedulikan keadaan, kita penonton = pembeli = raja.<br />
<div id="attachment_23" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/12/img_0083-300x225.jpg" alt="INDONESIA" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-23" /><p class="wp-caption-text">INDONESIA</p></div><br />
Ya, kalo saya nggak begitu peduli dengan pengurus, karena itu sudah merupakan tugas mereka, tapi acungan jempol wajib ditujukan kepada punggawa Garuda Merah Putih yang bermain apik pada kompetisi kali ini, maju terus sepakbola kita –&gt; <strong>I.N.D.O.N.E.S.I.A..!!</strong><br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/12/img_0104-150x150.jpg" alt="Bravo for Indonesia" width="150" height="150" class="alignright size-thumbnail wp-image-24" /></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/22/review-piala-aff-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman isi jerigen di SPBU</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/15/pengalaman-isi-jerigen-di-spbu/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/15/pengalaman-isi-jerigen-di-spbu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 02:46:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian pagi hari.. [15.12.2010]
Pagi itu bermaksud membeli BBM ke salah satu SPBU terdekat, karena tadi malam lelah sudah dikerjain sama si Hideung (tungganganku) &#8220;sudah gede minta di tuntun&#8221; 
Akhirnya tiba di SPBU SHELL dengan bersepeda &#38; menenteng jerigen saya menghampiri boot SPBU.
Belum sempat saya request ke mba SPBU, salah satu mas petugas menghampiri saya dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kejadian pagi hari.. [15.12.2010]</p>
<p>Pagi itu bermaksud membeli BBM ke salah satu SPBU terdekat, karena tadi malam lelah sudah dikerjain sama si Hideung (tungganganku) &#8220;sudah gede minta di tuntun&#8221; <span id="more-20"></span></p>
<p>Akhirnya tiba di SPBU SHELL dengan bersepeda &amp; menenteng jerigen saya menghampiri boot SPBU.<br />
Belum sempat saya request ke mba SPBU, salah satu mas petugas menghampiri saya dan berkata; </p>
<p>P: maaf mas nggak bisa beli pake bahan plastik.<br />
S: ??? emang kenapa?<br />
P: ya nggak bisa, peraturannya begitu. Harus dari bahan material kaleng.<br />
S: iya, emang kenapa?<br />
P: bisa bolong nanti jerigennya <em>*sambil tunjuk ke arah boot yg ada peraturan2.</em><br />
S: hmmm, baiklah.. ~!@#$%^&amp;*(sedikit kesal sih)<br />
Alhasil pergilah ke SPBU lokal disebelahnya &amp; sempat ditanya juga.</p>
<p>P: mau isi apa mas?<br />
S: Pertamax<br />
P: oh, silahkan..<br />
S: sepertinya kl mau beli yg subsidi gak boleh..??” *gumamku<br />
Sialnya, pagi itu si non subsidi kembali mengalami kenaikan harga. Beda Rp.150,- sama SPBU interlokal sebelah. (harga tercantum Rp.7000,-) </p>
<p>S: wah, naik lagi ya mbak??<br />
P: iya mas, baru pagi ini sepertinya, semalam saya masuk belum kok.<br />
S: walah.. ~!@#$%^&amp;* (sedikit kesal untuk kali ke2)</p>
<p><em><strong>Bah, bagaimana mau cinta produk dalam negri kalo sering kali menyekek gini. “demm”</strong></em></p>
<p><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/my-signature1.jpg" alt="my-signature1" width="139" height="47" class="alignleft size-full wp-image-18" /></p>
<p>sumber2:<br />
<a href="http://www.serayamotor.com/diskusi/viewtopic.php?f=4&amp;t=7365">testimonial – serayamotor</a><br />
<a href="http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=3849&amp;page=15">testimonial – avanzaxenia</a><br />
<a href="http://archive.kaskus.us/thread/1494134/60">testimonial - pertamax VS shell [kaskus]</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/15/pengalaman-isi-jerigen-di-spbu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sidang Tilang (share pengalaman)</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/09/sidang-tilang/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/09/sidang-tilang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 11:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[[26.11.2010]
Hari ini Jum’at yang selalu sobat anggap sebagai hari terbaik dalam sepekan &#38; akhirnya hari ini juga SIM C kembali ke tangan setelah beberapa hari nginep di PN. Jakarta Timur, Pulomas.  
07.30 : Berangkat dari rumah, estimasi waktu –+1jam sampe dari rumah (BlokM) ke TKP.
08.40 : Sudah sampai PN.Jakarta Timur &#38; sedikit bingung karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[26.11.2010]<br />
Hari ini Jum’at yang selalu sobat anggap sebagai hari terbaik dalam sepekan &amp; akhirnya hari ini juga SIM C kembali ke tangan setelah beberapa hari nginep di PN. Jakarta Timur, Pulomas. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <span id="more-19"></span></p>
<p>07.30 : Berangkat dari rumah, estimasi waktu –+1jam sampe dari rumah (BlokM) ke TKP.</p>
<p>08.40 : Sudah sampai PN.Jakarta Timur &amp; sedikit bingung karena ini pengalaman pertama. Untung ada Bapak2 yang bernasib serupa, jadilah kami jalan bersama.</p>
<p>Seperti yang saya baca sebelumnya dari share mas bro di Internet/Blog, situasi saat di Pengadilan yakni; ramai, semrawud, banyak calo, panas, sumpek &amp; situasi yang pasti bakal buat mood jelek. Untuk calo, untung gak ada yang agresif dalam menjajakan jasanya &amp; sobat sendiri bersiap pasang kuda2 kalo udah pada rese tuh calo2. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mad.gif' alt=':x' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Langsung menuju loket penukaran bukti Tilang dengan nomor antrian sidang. Tertulis nomor 604 – A, “duh bakalan lama nih” (padahal ijin ke Bos cuma sampe jam 10.00) <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ternyata nomor yang dipanggil pun tidak berurutan. Entah apa sebabnya, jadi harus benar-benar menyimak saat petugas membacakan nomor antrian agar tidak terlewat. Ada informasi itu di kelompokkan berdasarkan pasal, SIM/STNK &amp; lain-lain. Setelah dengan sabar menanti (–+2jam) + ngobrol sana-sini dengan sesama nasib  akhirnya dipanggil masuk ruangan sidang.</p>
<p>Mungkin sudah karena sudah sedikit kacaw, jadi prosedur yang seharusnya tidak dilakukan –&gt; (masuk ruang sidang-duduk sebagai terdakwa-putusan-bayar denda). Tetapi cuma masuk ruang sidang beramai-ramai-tunggu dipanggil lagi oleh petugas &amp; langsung bayar diruang yang sama. Rp. 41.000,- ya,.. itulah jumlah nominal untuk denda tempo hari (melanggar rambu lalin) Entahlah itu hitungan dari mana, yang jelas SIMku bisa kembali ke tangan. Ada juga yang kena Rp.70.000,- &amp; bahkan lebih, tergantung dari jenis pelanggarannya.</p>
<p>So, jangan takut buat hadapi sidang sob, terlebih saat ini Polisi sedang gencar2nya Operasi Zebra, mungkin karena Pergantian Kalpolri baru atau memang cuma hangat2 tahi ayam, kita tak tau lah. Para pengguna jalan kinipun sudah semakin cerdas, dimana mereka sudah memilih untuk sidang daripada “damai” di TKP yang sudah pasti hanya masuk kantong/perut oknum. Mudah-mudahan jajaran Kepolisian kita lebih baik lagi dalam mengayomi &amp; melindungai masyarakat (slogannya kan???) Harapku, uang denda itu memang benar-benar masuk ke kas negara yang nantinya bisa berguna untuk pembangunan.</p>
<p>Majulah Indonesiaku..!</p>
<p>salamanieshangat &amp; jabaterat<br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/my-signature1.jpg" alt="my-signature1" width="139" height="47" class="alignleft size-full wp-image-18" /></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/12/09/sidang-tilang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>cindera mata dari pak Polisi (kena Tilang)</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/23/cindera-mata-dari-pak-polisi-kena-tilang/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/23/cindera-mata-dari-pak-polisi-kena-tilang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 02:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[[21.11.2010]
Dapet cindera mata? waow, siapa yang gak mau sob? Tiap orang pasti suka sama yang namanya “cindera mata” apalagi kalo didapat dari orang spesial, senangnya jadi dobel. Tapi kali ini sobat dapet cindera mata yang lain dari biasanya &#38; dari orang yang luar biasa.  Begini kisahnya….
Kejadian saat pagi jelang siang sekitar jam 10:30, cuaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[21.11.2010]</p>
<p>Dapet cindera mata? waow, siapa yang gak mau sob? Tiap orang pasti suka sama yang namanya “cindera mata” apalagi kalo didapat dari orang spesial, senangnya jadi dobel. Tapi kali ini sobat dapet cindera mata yang lain dari biasanya &amp; dari orang yang luar biasa. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Begini kisahnya….<span id="more-13"></span></p>
<p>Kejadian saat pagi jelang siang sekitar jam 10:30, cuaca yang cukup cerah &amp; jalan yang sepi (yaiyalah hari libur). Lepas agenda rutin Ahad pagi, hari itu bermaksud tuk futsal di kawasan Ps. Rebo dengan teman2 ex kampus Poltek. Dari tebet meluncur ke Ps.Rebo, kisaran waktu 30-40’ kalo jalan lancar.</p>
<p>Sedari awal sempat mikir rute yang mau dilalui; Tebet-Pancoran-Ps.Minggu-Tanjung Barat (TB.Simatupang) &amp; Tebet-Pancoran-Cawang-Cililitan-Raya Bogor (Kramat Jati). Akhirnya jalur kedua yang dipilih karena penasaran dengan traffic disana. Dalam perjalanan sempat terfikir dari perempatan Cawang apa bisa langsung ke kanan atau harus mutar lewat arah Halim &amp; bisa lewat underpass. Saking asiknya berfikir yang memang sedang kurang konsentrasi (karena kurang tidur) tibalah diperempatan Cawang &amp; langsung mau ambil ke arah kanan.</p>
<p>Sempat celingukan kanan-kiri-depan-belakang &amp; bertanya2 dalam hati <em>“kenapa ga ada kendaraan lewat sini ya..?”</em> pas tengok ke belakang lagi lihat ada 1 motor di perempatan belakang tempat posisi motor berhenti. Dari depan terlihat pak Polisi jalan kearah tempat saya berhenti. Tengok ke belakang lagi “si motor” tadi sudah tak ada &amp; berganti mobil plat A yang mendekat. Di depan pak Polisi sudah semakin dekat, <em>“apa mau nyamperin yah? wah2, kena nih,.~#$^&amp; kabur nggak ya?”</em> cuek aja deh..</p>
<p>Benar saja ternyata pak Pol memang menghampiri &amp; berkata;</p>
<p>P: “Selamat siang.! bisa liat SIM/STNK?”<br />
S: “Bisa..,” (sambil buka tas, karena semua surat2 &amp; dompet didalam) sambil menyodorkan STNK.<br />
P: “anda tidak melihat ada rambu tidak boleh belok ke kanan?”<br />
S: “wah,, saya nggak melihat pak..” sahutku.<br />
P: “masa nggak melihat, ini kan jalur Busway..!”<br />
S: “saya kira bisa langsung belok kanan pak, jadi harus putar lewat sana ya..” (arah Halim)<br />
P: “iya, putar balik lewat sana &amp; bisa lewat atas/underpass.., yaudah cepat2 kesana” (tunjuk ke arah bawah flyover)<br />
S: &#8220;&#8230;&#8230;&#8230;.&#8221;<br />
P: “mana SIMnya?”<br />
S: (nyodorin SIM)<br />
P: (nulis2 di jok belakang). Kena tilang ya, besok sidang tanggal 26, di Polres Pulo Mas..<br />
S:  “iya pak..” <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> (jauh aja., gumamku)<br />
P: “anda mau kemana?”<br />
S: “saya mau ke arah Cililitan pak..”<br />
P: “yasudah, selamat melanjutkan perjalanan..”<br />
(sambil memberikan cindera mata ini)</p>
<p><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/dsc01146-300x225.jpg" alt="dsc01146" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-14" /></p>
<p>Dari sejak proses tilang sampai melanjutkan perjalanan, bergumam dalam hati. Kok pak Polisi nggak nawarin “jasa penitipan”  Toh, kalaupun ditawarkan gak akan mau, karena mau mengikuti prosedur yang berlaku. Dulu pernah kejadian serupa, tapi jadi boncenger kala itu. Sempat mau nitip, tapi nego gagal, alhasil ga jadi &amp; pas datang sidang langsung disuruh bayar denda sekian Rp.. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mad.gif' alt=':mad:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita lihat saja besok tanggal 26, apakah kejadian masih sama atau memang jajaran penegak hukum kita memang benar2 mau berbenah. Jujur, saya pernah kecewa dengan sistem yang ada (kejadian waktu buat SIM) dari balihonya di Daan Mogot jelas, <strong>“Jangan gunakan jasa Calo”</strong>, nyatanya malah oknum sendiri yang nyalo. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Maka kali ini pun saya akan tetap  mengikuti prosedur yang berlaku.</p>
<p>salamanieshangat &amp; jabaterat<br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/my-signature1.jpg" alt="my-signature1" width="100" height="40" class="alignleft size-full wp-image-18" /></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/23/cindera-mata-dari-pak-polisi-kena-tilang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Idul Adha 1431H</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/16/idul-adha-1431h/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/16/idul-adha-1431h/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 05:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara masalah hari Raya, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha, selalu menarik di negri kita Indonesia. Yah, selalu ada perbedaan masalah waktu.

Seperti halnya saat ini, sebagian saudara kita sudah merayakan Lebaran Haji (Idul Adha 1431H) walau sejatinya pemerintah telah menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah 1431H jatuh pada esok hari (17 November 2010). Kita kembalikan ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbicara masalah hari Raya, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha, selalu menarik di negri kita Indonesia. Yah, selalu ada perbedaan masalah waktu.<br />
<span id="more-11"></span></p>
<p>Seperti halnya saat ini, sebagian saudara kita sudah merayakan Lebaran Haji (Idul Adha 1431H) walau sejatinya pemerintah telah menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah 1431H jatuh pada esok hari (17 November 2010). Kita kembalikan ke masing-masing pribadi, mau mengikuti yang mana, toh semua sudah didasari dengan ilmu yang diyakini. Maka kita tidak perlu memerdebatkan lebih jauh. Pun, seperti yang dikemukakan Mentri Agama dalam situs Republika memberikan kebebasan bagi umat muslim tuk merayakannya.</p>
<p>Kemarin sore saat ke pasar, sempat  ngobrol dengan seorang penjaja disana dan dia berkata; “Besok udah Lebaran ya mas”.<br />
“Iya ada yang besok &amp; lusa. Disini kapan Aa?” kataku.<br />
“Besok.. Hmm, kapan ya bisa bareng gitu waktunya”  katanya.<br />
“Entahlah, bikin orang yang kaya kita bingung aja ya. Mungkin udah pada gak sabaran mau nyate..” <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> imbuhku.</p>
<p>Tak lama, sayup-sayup gema takbir pun berkumandang dari Masjid dekat pasar..</p>
<p>Indahnya kebersamaan &amp; indahnya perbedaan itu jika kita bisa menyikapi dengan bijak tanpa perlu saling menghujat suatu golongan. Masalah ketetapan biarlah para Ulama shohih yang berilmu menentukan, kita sebagai makmum berhak tuk memilih. Namun alangkah indahnya lagi jika dalam satu kesatuan, bahwasannya umat Islam yang satu suara. <em>(itu hanya merupakan harapan saya)</em></p>
<p>                                   <strong></p>
<blockquote><p>Selamat Idul Adha 1431H</p></blockquote>
<p></strong><br />
<img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/idul-adha-1431-h-300x225.jpg" alt="Idul Adha 1431H" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-12" /></p>
<p>Semoga saudara kita yang sedang melaksanakan haji disana bisa menjadi haji yang Mabrur &amp; kita yang belum, suatu hari nanti bisa kesana. Adapun BerQurban &amp; melaksanakan sunah berpuasa Arafah agar dapat kita ambil fadilah &amp; hikmahNya.</p>
<p>Wassalam
</p>
<p align="justify"><img src="http://sobatpenghibur.files.wordpress.com/2010/11/mysignature_thumb.png?w=107&amp;h=52" border="0" alt="my signature" width="107" height="52" align="right" /></p>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p align="justify">
<p>sumber:</p>
<p>    * <a href="http://www.muhammadiyah.or.id/Berita-Persyarikatan-Muhammadiyah/idul-adha-tanggal-16-november-2010/menu-id-149.html">www.muhammadiyah.or.id</a><br />
    * <a href="http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&amp;menu=news_view&amp;news_id=15257">www.nu.or.id </a><br />
    *&nbsp;<a href="http://www.eramuslim.com" title="http://www.eramuslim. " target="_blank">www.eramuslim.com</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/16/idul-adha-1431h/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berjilbab tapi..</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/09/berjilbab-tapi/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/09/berjilbab-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 12:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<category><![CDATA[kritik sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[[09.10.2010]
Siang ini saya turun dari lt.16 ke bawah untuk makan siang lebih awal dari biasanya, 12.00 lewat dikit. Biasanya sih jam 12.30 baru turun mengingat padatnya arus makan siang kalau ontime. Maklum lah, kantor dengan mayoritas orang Jepang jadi menuntut kedisiplinan..
Lepas solat awalnya bingung mau maksi apa &#38; meluncur ke warung Pemalang yang ada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[09.10.2010]</p>
<p>Siang ini saya turun dari lt.16 ke bawah untuk makan siang lebih awal dari biasanya, 12.00 lewat dikit. Biasanya sih jam 12.30 baru turun mengingat padatnya arus makan siang kalau ontime. Maklum lah, kantor dengan mayoritas orang Jepang jadi menuntut kedisiplinan..<span id="more-8"></span></p>
<p>Lepas solat awalnya bingung mau maksi apa &amp; meluncur ke warung Pemalang yang ada di sudut paling belakang dari kantor. Sudah kuduga sebelumnya kalau pasti bakal ruame banget, alhasil ngantri sebentar pilih2 menu &amp; pesan.</p>
<p>Ada sedikit pemandangan menarik siang itu yang membuat jadi terinspirasi buat nulis. Hmmm, mungkin lebih tepatnya ketidaksukaan akan sesuatu jadi inspirasi itu muncul (lagi idealis). </p>
<p><strong>NYOH—&gt;</strong> <div id="attachment_9" class="wp-caption aligncenter" style="width: 196px"><img src="http://fazuri.blogdetik.com/files/2010/11/dsc00107-186x300.jpg" alt="http://fazuri.blogdetik.com/" width="186" height="300" class="size-medium wp-image-9" /><p class="wp-caption-text">http://fazuri.blogdetik.com/</p></div></p>
<p>Apa yang ada salam benak kawan2 melihat gambar itu??Jujur, pikiranku langsung berkata berjilbab tapi kok;<br />
- pakaiannya ketat (lebih tepatnya sih kekecilan) <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
- merokok<br />
- jilbab KW10+<br />
Pertama, pakaian yang ketat ini sama saja dengan belum sepenuhnya menutupi aurat, jika memang orang itu berniat berjilbab/menutup aurat. Tapi si mbak itu malah menggunakan pakaian yang lebih kecil sizenya dari seharusnya, yang malah memperlihatkan lekuk tubuhnya. Sungguh pemandangan yang kurang nyaman bukan?? </p>
<p>Kedua, sebagai wanita amat disayangkan dia menjadi perokok, terlebih jika memikir jangka panjang akan kesehatannya. Dari segi apapun tak ada keuntungan dari rokok, hanya produsen &amp; orang pajaklah yang untung, hehe.. <img src='http://fazuri.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ketiga, dari 2 hal itu kalau boleh sedikit menyimpulkan, mbak itu termasuk dalam golongan jilbab KW10+. Maksudnya, dia berjilab namun dengan kualitas nomor sekian, dalam artian dia belum memahami agama dengan baik &amp; benar. Indikasinya ialah dari 2 hal yang terlihat tadi. Justru dari hal seperti inilah, Islam menjadi jelek dimata orang yang tidak mengerti Islam. </p>
<p>Pada umumnya orang akan menilai dari sisi luar saja karena memang itulah yang terlihat dengan kasat mata. Walau sejatinya belum tau karakter &amp; sifat dari org itu. Jadi mohon maaf sebelumnya apabila opini saya salah &amp; tak ada hak untuk saya menjudge seseorang hanya dari penampilan saja. Namun disini hanya coba tuk mengingatkan saja, mana yang benar &amp; salah. </p>
<p><strong><em>&#8220;Belajar agama itu tidaklah sulit, asal kita benar-benar menjalaninya dengan sebuah proses &amp; semua tidaklah instant.&#8221;</em></strong></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/09/berjilbab-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>adegan komplain dari ibu customer ke teller</title>
		<link>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/08/adegan-komplain-dari-ibu-customer-ke-teller/</link>
		<comments>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/08/adegan-komplain-dari-ibu-customer-ke-teller/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 12:40:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abank ajo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[cerita (fakta)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fazuri.blogdetik.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[[08.11.2010]
Siang itu disalah satu Bank KCP di bilangan W.Mongisidi  BlokM. Aku berniat tuk menyetor uang Ibu yang dititipkan ke rekeningku, karena  sudah diberikan beberapa hari lalu &#38; baru hari ini aku sempatkan tuk ke  Bank..
Pikirku sudah agak sepi kalo setelah jam makan siang ini (waktu  menunjukkan pukul 13.30 WIB). Namun dari awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">[08.11.2010]</p>
<p align="justify">Siang itu disalah satu Bank KCP di bilangan W.Mongisidi  BlokM. Aku berniat tuk menyetor uang Ibu yang dititipkan ke rekeningku, karena  sudah diberikan beberapa hari lalu &amp; baru hari ini aku sempatkan tuk ke  Bank..<span id="more-6"></span></p>
<p align="justify">Pikirku sudah agak sepi kalo setelah jam makan siang ini (waktu  menunjukkan pukul 13.30 WIB). Namun dari awal parkir sudah melihat parkir  motor-mobil penuh di deretan ruko itu &amp; benar saja setelah naik ke lt.2  ternyata antrian ke teller cukup ramai, itung2 dapet posisi ke 7th..  “<em>fiuwhh” </em>Baru bergeser maju sedikit antrian terlihat giliran salah  seorang Ibu ke teller &amp; tak lama berselang tiba-tiba saja si Ibu langsung  mecak-mencak (menghardik) si teller..</p>
<p align="justify"><em><strong>“mas, kalo ngasih tau yang bener dong, waktu saya  terbuang nih dari sini, ini jam kerja saya! anda merugikan saya..”</strong></em></p>
<p align="center"><img src="http://emote.rkasigi.net/plurk/Fv.gif" alt="" /></p>
<p align="center">dan berlanjut,…</p>
<p><em><strong>“tadi dari sini saya disuruh kebawah (CS) karena katanya nggak  bisa tutup buku disini, setelah saya ngantri dibawah ternyata tidak bisa &amp;  harus disini”</strong></em></p>
<p align="center">si teller coba menenangkan dgn bertanya;</p>
<p><strong><em>“Maaf, Ibu dulu buka dimana?”</em></strong></p>
<p>*dan masih dengan tempo tinggi dari si Ibu;</p>
<p><em><strong>&#8220;saya buka disini juga, masak tutup ga bisa, buka aja  gampang, mau tutup susah&#8221;</strong></em></p>
<p align="center"><img src="http://emote.rkasigi.net/plurk/JF.gif" alt="" /></p>
<p align="justify">si teller muda <em>(yang notabene masih baru beberapa bulan  setahuku)</em> pun hanya bisa,..</p>
<p align="center"><img src="http://emote.rkasigi.net/plurk/Jl.gif" alt="" /></p>
<p align="justify"><em><strong>&#8220;tau gitu kan saya ambil aja sebisa mungkin gausah  repot2 antri, pokoknya saya mau uang saya  sekarang&#8221;</strong></em></p>
<p><strong><em></em></strong></p>
<p align="center"><img src="http://statics.plurk.com/a5ae31c4185bc60cd006650dc10f8147.gif" alt="(angry)" height="37" /></p>
<p align="justify">Setelah beberapa saat, akhirnya urusan si Ibu dengan si teller  pun selesai. Ternyata tak cukup sampai disitu, setelah bertanya ke teller, si  Ibu langsung ngeloyor ke ruang Mgr/Spv yang kebetulan baru juga kembali &amp;  tanpa panjang lebar si Ibu melanjutkan adegan mencak2nya ke si Mgr dengan dialog  yang –+ sama dengan teller tadi.</p>
<p align="justify">Aku pun cuma –—&gt; <img src="http://emote.rkasigi.net/plurk/unsure.gif" alt="" /></p>
<p align="justify">Tak berapa lama pun giliranku ke teller yang kebetulan dengan  mas teller itu &amp; ternyata dia masih cukup profesional dalam melayani nasabah  lain. (walau entah apa yang dirasa dalam hati/pikirannya) <em>“salut deh mas,  sabar ya! gumamku dalam hati” . </em>Sampai diantar keluar bank, si ibu masih sedikit berdialog dengan CS.</p>
<p align="justify">Dari kejadian itu, wajar saja jika si Ibu sebagai nasabah  protes/marah karena merasa informasi dari teller yang tidak jelas &amp; merasa  di buat repot (seperti diping-pong) kesana-sini, namun sudah sepatutnya bisa  sedikit menahan emosinya di depan umum. Si teller pun seharusnya bisa memberikan  informasi yang benar agar kejadian serupa tak berulang.</p>
<p align="justify">Semoga kita semua bisa  bijak dalam menyikapi adegan seperti ini.</p>
<p align="justify"><a> </a></p>
<p align="justify"><a></a></p>
<p align="justify"><img src="http://sobatpenghibur.files.wordpress.com/2010/11/mysignature_thumb.png?w=107&amp;h=52" border="0" alt="my signature" width="107" height="52" align="right" /></p>
<p align="justify"><a><br />
</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fazuri.blogdetik.com/2010/11/08/adegan-komplain-dari-ibu-customer-ke-teller/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.910 seconds -->

